Selasa, 29 Juli 2014

my "HOPE" or just my "WANT" ?

Pertama-tama gw mau bilang ini blog ga pernah diurus selama kurang lebih 2 tahun.. Maafin gw yg tak pernah menyempatkan diri tuk menyurus blog ini. 
Dalam 2 tahun ini gw menyibukkan diri melakukan aktifitas yang boleh dikatakan sangat2 menyita waktu. Mulai dari menyelesaikan skripsi dan akhirnya selesai juga. Yippyyyiii akhirnya skripsi gw selesai juga dan wisuda. Wisudanya uda lama sih. Hahaha. Sekarang disibukkan dengan kerjaan. Ada beberapa hal yang sangat menggagu pikiran gw selama libur lebaran ini. Poin pertama, sejak gw lulus kuliah gw selalu berencana untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Ya mengambil gelar "MASTER". Untuk jurusan gw uda kepikiran mengambil ekonomi atau akutansi. Pengennya kuliah di luar negeri dan dapat beasiswa. Ingin merasakan gmn tinggal dan belajar di luar negeri sana terutama Ingris dan Jerman. 2 Negera ini yang menjadi incaran untuk wilayah Eropa. Kalau Asia pengennya jepang dengan budayanya yang sangat beragam dan unik. Pengen lebih mandiri lagi. Masih tersimpan di hati kapan ini bisa terealisasi? Uda banyak cara yang gw lakukan, mulai menghadiri acara-acara study fair ke luar negeri sampai datang ke konsulat terdekat untuk menanyakan ada beasiswa, cara-caranya dan apa yang harus dipersiapkan. Mungkin karena kurangnya pemahaman dan minimnya informasi yang didapatkan menjadi kendala gw saat ini. Ditambah gw juga harus membagi waktu antara pekerjaan yang sekarang. Sampai saat ini masih memikirkan caranya gmn bisa belajar + bekerja di luar negeri. 

Jumat, 11 Mei 2012

The Blue Sky Today


If you look up at the sky after falling down, the blue sky is also today stretching limitlessly and smiles at me…
Yeah.. I’m alive!

Blue sky today will teach me a thing, everything will always be changing as the beautiful sky today, before I saw the vast expanse of clouds covered the skies of parchment, but the wind follow your destiny paint the gray skies replace the winsome form the blue, blue sky as the sun smiles leave, they always want we to smile, smile for now and later until enough time to take us go, because with a smile all that sadness will fade away and make things easier, when the sadness came remember every happiness that we receive during this time, not portion of a lot more happiness than sadness, then what are we worried? Because every sadness or happiness will soon be over and replaced by another event, a process of learning to understand why we live in today.
I only  walk  with the eyes of the heart,only breathing with determination, I was climbing full of puzzles, where's my sun?
My sun always shines, but the meaning of light just about anyone willing to open up, as though the light is hitting every human being on this earth, but each people that received different mean, there are sometimes confused as to why the sun shines sometimes dim, there is a sad why the sun dimmed today, there is a worry would be wonderful to see the sun again today, and some people are thinking why the sun never shines tired? We are here, we are entitled to vote.
My sun always shining, its destiny is to give life meaning, I want to be like it in every way that I have today, trying to make sense, are  we in this world is born with its destiny, and we are not born into this world with no purpose but to bring the message - the message of God, life is a choice, and I've decided, I shall stand for choice. I'm in the process, but my faith is very strong, I had to fight  friends, you can I can!
When I fell later, I'm ready to Jump Higher.
The spirit remains and faces every episode of Life with a Smile
Everyone feels pain
But surely, after suffering satisfaction will arrive
Step by step, I want find that light :)

Teruslah Berkarya


Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan menghambat laju kemajuan anda. Namun sesungguhnya alam mengajarkan bahwa anda tak akan pernah bisa berhenti. Meski anda berdiam diri di situ, bumi tetap mengajak anda mengelilingi matahari. Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah. Bekerja bukan sekedar untuk meraih sesuatu. Bekerja memberi kebahagiaan diri. Itulah yang diharapkan oleh alam dari anda.
Air yang tak bergerak lebih cepat busuk. Kunci yang tak pernah dibuka lebih mudah serat. Mesin yang tak dinyalakan lebih gampang berkarat. Hanya perkakas yang tak digunakanlah yang disimpan dalam laci berdebu. Alam telah mengajarkan ini; Jangan berhenti berkarya, atau anda segera menjadi tua dan tak berguna.

Selasa, 03 April 2012

rain, quiet and memories

When it rains, I'm eternally grateful. Grateful to the rain, for giving me the opportunity to daydream. For me, the rain is a good time to daydream. Seeing drops of rain from a window that looks like a force to go but blocked the windows. Staring at the drop of a unified set into a glass of water flow down the window, as if they were no longer any hope for the entry, and willing to shed fell to the ground.

Somehow, the rain pour it just brings quiet. Is rain  will consist of 1%
water + 99% lonely? If so, the only remaining 100% memory.

However, even after the rain stopped it was never lonely shed with the flow of rain water? Still hang like drops of dew on the tips of the leaves.

Jumat, 30 Maret 2012

Start from here !

Uda saatnya gw keluar dari zona aman. Zona dimana gw selalu termenung dan menunggu. Zona dimana gw selalu bermalas malasan. Uda saatnya gw bangkit dari keterpurukkan ini. Ya gw pernah gagal. Bodoh rasanya kalau kegagalan itu membuat saya menyerah. Uda setahun lebih gw seperti ini. Bukan saatnya lagi bermalas-malasan. Umur gw semakin bertambah, begitu juga umur kedua orang tua gw. Gw harus bisa membahagiakan kedua orang tua gw dengan cara sukses ! Sukses itu adalah harga mati. Semangatlah. Sebelum semuanya terlambat.

Minggu, 06 November 2011

H.A.R.A.P.A.N

Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka 
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta.” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
“Akulah HARAPAN.”
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….
dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!